Detail Berita

Masyarakat Kota Batu bisa Ikut Urun Saham untuk Bangun Kereta Gantung!


11-09-2019


Among Tani Foundation menggelar Sosialisasi Rencana Pembangunan Kereta Gantung (Cable Car Gathering) yang akan dibangun di Kota Batu bertempat di Graha Pancasila, Senin (9/9/2019). Sosialisasi ini diikuti oleh Forkompinda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan seluruh elemen masyarakat. 

Dalam sambutannya, Walikota Batu, Dewanti Rumpoko menyampaikan setelah dilaksanakan survei, sangat memungkinkan Kereta Gantung dibangun di Kota Batu. Untuk keamanan dan ketangguhan, dipilih Perusahaan asal Austria Doppelmayr/Garaventa. 

Beliau juga menyampaikan dengan sistem saham,  diharapkan yang memiliki saham terbesar adalah Masyarakat Kota Batu sendiri. Masyarakat akan diberikan kesempatan dan kebebasan mau menyumbang berapapun untuk kereta gantung ini.Beliau juga sudah berkonsultasi juga dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk teknis pengelolaan saham. 

Rencananya, Kereta Gantung akan dibangun sepanjang 14 KM dalam 5 tahap. Namun, untuk tahap pertama, akan dibangun kira-kira 4-5 KM dengan 2 stasiun utama dan 3 sub stasiun. Pada tahun 2019 untuk masa perencanaan, tahun 2020 mulai pembangunan selama satu tahun setengah dan pada 2021 Kereta gantung akan dioperasikan. 

Dengan konsep bisnis yang mempergunakan tiket, ruang iklan, ruang komersial dan ekosistem digital, diharapkan Kereta gantung ini dapat mendukung kegiatan ekonomi kreatif, pertanian dan kepariwisataan, sekaligus menyediakan lahan pekerjaan baru bagi Masyarakat Kota Batu. 

“Kereta Gantung ini dari masyarakat Batu, untuk Masyarakat Batu dan seluruh masyarakat Indonesia”, Tutup Dewanti Rumpoko.


Sumber : Tim MEDSOS | Dinas Kominfo