Berita

Pendistribusian Paket Konversi BBM ke BBG bagi Petani Sasaran Kota Batu


11-11-2020


 

Walikota Batu bersama Wakil Walikota Batu menghadiri Sosialisasi Program Konversi BBM ke BBG bagi Petani Sasaran bertempat di BPP Junrejo, Selasa (10/11/20).

Program Konversi BBM ke BBG untuk Petani Sasaran merupakan salah satu upaya Pemerintah melakukan diversifikasi energi yaitu menyediakan alternatif energi yang dapat digunakan, lebih ramah lingkungan dan sudah dikenal masyarakat.

Merupakan Program Kemitraan Kementrian ESDM dan Komisi VII DPR RI, Program Konversi BBM dan BBG bagi Petani Sasaran dilaksanakan melalui pemberian 170 mesin Pompa BBG untuk Petani Kota Batu.

Dewanti Rumpoko, Walikota Batu dalam kesempatan ini menyampaikan rasa terima kasihnya sudah diberikan 170 mesin pompa BBG untuk petani Kota Batu. Beliau berharap Pompa tersebut bisa dimanfaatkan sebaik2nya.

Petani penerima paket perdana harus memenuhi kriteria yaitu petani pemilik lahan dengan luas lahan maksimal 0,5 hektar, untuk transmigrasi maksimal 2 hektar dengan menunjukan dokumen kepemilikan lahan, memiliki identitas petani yang direkomendasikan oleh kepala desa/camat, dan disahkan oleh kepala daerah dan atau kepala dinas pertanian setempat, memiliki identitas KTP, KK dan Kartu Tani, memiliki pompa air dengan mesin penggerak lebih kecil 6,5 HP, belum pernah menerima bantuan yang sejenis (mesin pompa air) dan mesin pompa air yang dimiliki berbahan bakar bensin.

LPG sebagai salah satu bahan bakar yang sudah akrab di masyarakat sebagai bahan bakar rumah tangga, berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar mesin motor berdaya rendah.

Program ini juga bertujuan memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui penghematan pengeluaran biaya bahan bakar, membantu ekonomi masyarakat nelayan menuju ekonomi masyarakat mandiri dan ramah lingkungan, mengurangi konsumsi BBM bersubsidi, mengurangi emisi gas karbon monoksida, serta meningkatkan kesejahteraan nelayan. Penghematan biaya operasional dengan menggunakan LPG berkisar 30-50% dan perawatan mesinnya lebih mudah.


Sumber : Dinas Kominfo