Berita

Menteri Agama Berpesan Agar Perayaan Imlek Secara Sederhana


11-02-2021


Batu, Kominfo - Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas mengimbau umat Konghucu untuk merayakan Imlek dengan cara sederhana, karena saat ini Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19. 

 

"Karena situasinya sekarang berbeda, Indonesia dan dunia sedang mengalami Covid-19. Saya kira umat Konghucu juga harus mawas diri, bahwa perayaan Imlek itu bisa dirayakan dengan cara yang sederhana," ungkap Menag saat konferensi pers melalui akun youtube Istana Kepresidenan (4/2). 

 

Menurutnya, Imlek merupakan acara ritual tahunan yang melambangkan syukur kepada Tuhan. 

 

"Pada prinsipnya, perayaan Imlek ini adalah ungkapan syukur kepada Tuhan. Biasanya selain bagi-bagi angpau, lalu ada atraksi barongsai. Ungkapan syukur kepada Tuhan juga dilaksanakan dengan silaturrahmi, saling mengunjungi kalau di umat muslim," tambahnya. 

 

Cara-cara tersebut biasanya mengundang keramaian serta kontak fisik. Oleh karena itu, Menteri Agama mengimbau untuk mencari alternatif lain dalam berkumpul bersama keluarga. 

 

"Saya kira silaturrahmi ini bisa diganti dengan cara-cara yang saling menjaga satu sama lain dari pandemi Covid-19 ini, misalnya dengan cara virtual. Saya sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh Agama Konghucu dan tokoh-tokoh Tionghoa tentu saja, terkait dengan pelaksanaan Imlek tahun ini. Agar dilaksanakan secara sederhana, dilaksanakan melalui virtual dan saya kira itu juga tidak akan mengurangi makna dari perayaan Imlek ini," tambahnya. 

 

Menteri Agama menekankan agar perayaan Imlek ini dijadikan momentum untuk melakukan refleksi diri dan memperbaharui diri, untuk bisa menjadi insan/manusia yang lebih baik. Menteri Agama juga mengajak umat Konghucu untuk berdoa supaya Bangsa Indonesia dan umat manusia terbebas dari pandemi Covid-19.

 

 

(Sumber berita Diskominfo Kota Batu : Hasan Syamsuri, Syamsul Arif)


Sumber : Dinas Kominfo Kota Batu