- Pemerintahan
Pemkot Batu Perkuat Upaya Deteksi Dini HIV Tanpa Stigma
Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat upaya deteksi dini Human Immunodeficiency Virus (HIV), dengan memperluas layanan skrining di berbagai fasilitas kesehatan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencegahan dan pengendalian penularan HIV, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri tanpa rasa takut maupun stigma negatif.
Upaya tersebut dilakukan karena infeksi HIV pada tahap awal umumnya tidak menimbulkan gejala yang jelas. Kondisi ini menyebabkan banyak orang tidak menyadari dirinya telah terinfeksi hingga daya tahan tubuh mulai menurun.
Melalui kampanye bertajuk "KENALI, PERIKSA, LINDUNGI", Dinas Kesehatan Kota Batu mengajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah preventif. Skrining HIV ditegaskan sebagai bagian dari pelayanan kesehatan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang sejak dini, bukan sebagai bentuk penilaian atau diskriminasi.
Dinas Kesehatan Kota Batu menjelaskan, deteksi dini HIV memiliki sejumlah manfaat penting. Selain membantu seseorang mengetahui status kesehatannya lebih cepat, skrining juga memungkinkan pasien memperoleh pendampingan dan pengobatan secara tepat sejak awal. Dengan penanganan yang lebih dini, risiko penularan virus dapat ditekan dan kualitas hidup orang dengan HIV (ODHIV) dapat tetap terjaga sehingga mampu menjalani aktivitas secara produktif.
Tidak hanya mengedepankan aspek kesehatan, Pemkot Batu juga mengajak masyarakat menghentikan stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV. Dukungan keluarga, lingkungan, serta masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengobatan dan peningkatan kualitas hidup penyandang HIV.
Masyarakat diimbau untuk memperoleh informasi mengenai HIV dari sumber yang terpercaya, memberikan dukungan kepada ODHIV tanpa diskriminasi, serta memanfaatkan layanan skrining yang tersedia di puskesmas maupun rumah sakit.
Melalui penguatan layanan deteksi dini dan edukasi kepada masyarakat, Pemkot Batu berharap semakin banyak warga yang berani melakukan pemeriksaan secara sukarela sehingga penanganan HIV dapat dilakukan lebih cepat, angka penularan dapat ditekan, dan tercipta lingkungan yang sehat, inklusif, serta bebas stigma.

