- Pemerintahan
PBC Resmi Hadir di Kota Batu, Perkuat UMKM dan Ekonomi Kreatif
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar meresmikan Perintis Berdaya Connect (PBC) Kota Batu di PLUT-KUMKM Kota Batu, Rabu (26/8/2026).
PBC menjadi wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, pengembangan jejaring, hingga perluasan akses pasar bagi UMKM, ekonomi kreatif, dan koperasi.
Kota Batu menjadi lokasi replikasi pertama PBC setelah sebelumnya diuji coba di Kota Bandung sejak 2025. Program ini melibatkan Pemkot Batu, PLUT-KUMKM, Batu Creative Hub, Komite Ekonomi Kreatif Kota Batu, Koperasi Coosae, dan Rumah BUMN Malang.
Muhaimin menegaskan, kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, masyarakat, dan media menjadi kunci untuk mendorong pelaku usaha naik kelas.
“Kita ingin ekosistem yang terbentuk kita dorong terus naik kelas, UMKM kita naik kelas, yang belum terbangun ekosistem, kita bangun ekosistem baru,” ujar Muhaimin.
Ia menyebut Kota Batu memiliki potensi besar dengan lebih dari 7.500 UMKM dan 70 pegiat ekonomi kreatif. Apalagi sejak berjalan, PBC Batu telah memberikan manfaat kepada 369 pelaku usaha, termasuk 80 peserta inkubasi bisnis dengan dukungan 24 mitra.
Salah satu penerima pendampingan PBC adalah Lucky Garden yang telah berhasil menyelesaikan legalitas usahanya dan memiliki produk hiasan berbahan lumut kering yang telah digunakan di Bandara Labuan Bajo.
Peresmian PBC ini dirangkaikan juga dengan penyerahan manfaat BPJS Ketenagakerjaan, Bazar dan Festival Kuliner UMKM, live shopping, serta coffee brewing.
Usai peresmian, Muhaimin bersama Wali Kota Batu meninjau fasilitas PLUT-KUMKM, termasuk layanan coaching clinic, ruang pelatihan, dan ruang praktik mesin kemasan.
PBC Batu diharapkan menjadi penguat ekosistem usaha yang membuka lebih banyak akses pelatihan, pendampingan, jejaring, dan pasar sehingga UMKM, ekonomi kreatif, dan koperasi di Kota Batu semakin berkembang dan berdaya saing.

