- Pemerintahan
60 Tahun Hari Literasi Internasional, Pemkot Batu Ajak Warga Melek Informasi
Literasi tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis. Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat dituntut untuk mampu memahami, memilah, memverifikasi, dan menggunakan informasi secara bijak.
Pesan tersebut disampaikan Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu dalam memperingati Hari Literasi Internasional 2026, Selasa (8/9/2026).
Memperingati 60 tahun perjalanan literasi global, Pemkot Batu menyoroti perubahan tantangan literasi dari 1966 hingga 2026. Jika pada masa lalu fokusnya adalah pemberantasan buta aksara dan perluasan akses pendidikan, kini tantangannya bergeser pada kemampuan membedakan fakta dan opini, melakukan cek fakta, serta menghadapi hoaks dan misinformasi di ruang digital.
Karena itu, Pemkot Batu mengajak masyarakat menerapkan lima langkah sederhana dalam menghadapi informasi, yakni Baca, Pahami, Periksa, Pikirkan, dan Bagikan.
Masyarakat diminta membaca informasi dari sumbernya, memahami konteks, memeriksa kebenarannya, mempertimbangkan dampaknya, dan hanya membagikan informasi yang telah terverifikasi.
Pesan tersebut diperkuat dengan pengingat, “Karena yang viral belum tentu benar, yang terlihat meyakinkan belum tentu fakta, dan tidak semua informasi perlu kita teruskan.”
Wali Kota Batu Nurochman, bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, turut menyampaikan ucapan Hari Literasi Internasional 2026. Keduanya mengajak masyarakat Kota Batu menjadi warga yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
“Peringatan ini menjadi pengingat bahwa literasi terus berkembang mengikuti zaman. Tidak cukup hanya melek huruf, masyarakat juga harus melek informasi,” pesan Nurachman.
#JanganHanyaMelekHurufMariMelekInformasi
#HariLiterasiInternasional
#KotaBatuBisa

