30

Sep
  • Pemerintahan

Tindaklanjuti Laporan Warga, Pemkot Batu Siapkan TPS3R Baru di Pesanggrahan

  • by Admin
  • 30-09-2026
  • Dinas Komunikasi dan Informatika

Pemerintah Kota Batu menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pembakaran sampah secara terbuka di TPS3R Pesanggrahan dengan melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Di saat yang sama, Pemkot Batu terus menyiapkan pengoperasian TPS3R baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026.

Sekretaris Daerah Kota Batu, Alfi Nurhidayat, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Pemerintah Desa Pesanggrahan turun langsung melakukan pengecekan.

Alfi mengatakan, peninjauan dilakukan setelah pemerintah menerima laporan warga mengenai dugaan pembakaran sampah. Saat pemeriksaan berlangsung, tidak ditemukan aktivitas pembakaran di lokasi.

“Mungkin beberapa hari kemarin ada pembakaran sampah, tetapi ini kita pastikan tidak ada,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengelolaan sampah harus dilakukan secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan maupun kualitas udara. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah secara liar maupun terbuka.

“Mari kita bersama-sama untuk bertanggung jawab terhadap sampah yang kita timbulkan,” katanya.

Selain mengecek kondisi TPS3R yang ada, Alfi meninjau lokasi TPS3R baru Pesanggrahan serta kebutuhan infrastruktur pendukungnya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah akses jalan menuju fasilitas tersebut. Alfi meminta DPUPR segera melakukan pengukuran dan perencanaan agar kebutuhan akses dapat ditindaklanjuti. Pembangunan jalan permanen ditargetkan dapat direalisasikan pada 2027.

Ia juga mengajak masyarakat aktif berkoordinasi dengan pemerintah dalam menyampaikan persoalan pengelolaan sampah sehingga dapat ditangani bersama tanpa menimbulkan dampak lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Dian Fahroni, menjelaskan, TPS3R baru Pesanggrahan dibangun di atas lahan sekitar 2.000 meter persegi. Bangunan hanggar utama telah dibangun Pemerintah Desa Pesanggrahan melalui APBDes dan kini dilengkapi sejumlah infrastruktur pendukung.

Rumah kompos telah diselesaikan pada akhir tahun lalu. Sementara pada 2026, pekerjaan dilanjutkan dengan pengerasan area hanggar serta pemasangan paving di dalam kawasan TPS3R. Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026 untuk melayani sampah permukiman dari 13 RW di Desa Pesanggrahan.
“Dengan luasan 2.000 meter persegi ini, saya rasa cukup ideal untuk bisa menampung total 13 RW di wilayah Pesanggrahan,” ujar Dian.

Namun, kapasitas pengolahan masih dalam proses perhitungan. DLH akan memetakan jumlah penduduk, timbulan sampah, serta komposisi sampah organik, anorganik, dan residu sebagai dasar penentuan kebutuhan sarana dan prasarana.
Dian menegaskan, TPS3R baru tersebut diperuntukkan bagi sampah permukiman, bukan sampah dari kegiatan usaha.

Terkait akses menuju lokasi, DLH berkoordinasi dengan DPUPR dan Dinas Pertanian karena jalan yang ada saat ini merupakan jalan usaha tani. Sesuai arahan Sekda, akses tersebut diupayakan menjadi jalan permanen yang masuk dalam jaringan jalan kota pada 2027.

Warga terdampak, Riza, menyambut baik langkah pemerintah menyiapkan lokasi baru untuk pengelolaan sampah. Ia mengatakan, warga telah merasakan dampak aktivitas TPS lama sejak beberapa tahun terakhir, terutama berupa penumpukan sampah, bau, dan asap pembakaran. Menurut Riza, kondisi tersebut mendorong warga menyampaikan aspirasi kepada pemerintah desa hingga Pemerintah Kota Batu agar mendapatkan solusi.

“Solusi yang kami harapkan adalah adanya relokasi TPS,” katanya.

Riza menilai persiapan TPS3R baru menunjukkan adanya perkembangan konkret atas aspirasi warga. Ia memahami proses relokasi membutuhkan tahapan, termasuk kesiapan anggaran, infrastruktur, dan koordinasi lintas pihak.

“Kami sabar menanti, paling tidak sudah ada progres yang konkret dari pemerintah kota dan pemerintah desa,” ujarnya.

Pemkot Batu menegaskan bahwa penanganan sampah membutuhkan kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Pengelolaan dari sumber, pemilahan, hingga pengolahan di fasilitas TPS3R diharapkan dapat berjalan optimal untuk menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan Kota Batu.